Basic Carbohydrate Counting (Carbing)

 

Pengertian :
Basic Carbohydrate Counting adalah suatu metode pendekatan dalam melakukan perencanaan makan dengan berpedoman pada jumlah total karbohidrat yang dikonsumsi, bukan pada jenis karbohidratnya.

Prinsip dasar :
– Mengukur berat karbohidrat (gram) dalam makanan utama dan camilan lalu mengkonversikannya ke unit carbing (1 unit ~ 15 g KH).
– Pemenuhan makanan harus disesuaikan dengan aktivitas harian dan dinamika kadar glukosa darah harian.

Tujuan :
Untuk mempermudah diabetisi yang tidak menggunakan insulin dalam memprediksi jumlah porsi karbohidrat yang dikonsumsi dan disesuaikan dengan pemakaian obat hipoglisemik oral (OHO) (DMT2 dan MODY).

Contoh Kasus :
Seorang pria, berinisial CF, berusia 42 tahun, menyandang DM tipe 2, sejak 2 tahun terakhir, BB 65 kg, TB 165 cm, pekerjaan sehari-hari sebagai pegawai kantor, jarang berolahraga, saat ini dalam kondisi baik, kadar gula darah puasa 125 mg/dL, gula darah 2 jam setelah makan, 220 mg/dL.
CF bermaksud untuk mengatur pola makan hariannya dan membatasi asupan karbohidratnya.
Bagaimana skema pembagian asupan karbohidrat hariannya?

Data :
Jenis Kelamin = Pria
Usia = 42 tahun
BB = 65 kg
TB = 165 cm
Pegawai kantor
Jarang olahraga
DM Tipe II

Penyelesaian :
Berat Badan Ideal
BBI = 90% x (TB – 100)
= 90% x 65
= 58,5 kg

Keutuhan Energi (Perkeni)
BEE = 58,5 x 30 kkal
= 1755 kkal
Energi = BEE + FA + FS – KU
= 1755 + (1755 x 10%) + (1755 x 10%) – (1755 x 5%)
= 1755 + 175,5 + 175,5 – 87,75
= 2018,25 kkal
= 2000 kkal

Distribusi zat gizi :
Protein 15%
= 2000 x (15/100) / 4
= 75 gr

Lemak 25%
= 2000 x (25/100) / 9
= 55,5 gr

KH 60%
= 2000 x (60/100) / 4
= 300 gr

Perhitungan Carbing :
1 UC (Unit Carbing) = 15 grKH
= 300gr / 15gr
= 20 UC

Perhitungan Unit Carbing Sehari :
Pembagian jadwal makan => 3x makan + 3x snack
Makan Pagi = 20%
300 x (20/100) = 60 gr
60/15 = 4UC

Snack Pagi = 10%
300 x (10/100) = 30 gr
30/15 = 2UC

Makan Siang = 30%
300 x (30/100) = 90 gr
90/15 = 6UC

Snack Sore = 10%
300 x (10/100) = 30 gr
30/15 = 2UC

Makan Malam = 20%
300 x (20/100) = 60 gr
66/15 = 4UC

Snack Malam = 10%
300 x (10/100) = 30 gr
30/15 = 2UC

Total UC = 4 + 2 + 6 + 2 + 4 + 2
= 20 UC

Selanjutnya masing – masing jumlah Unit Carbing diterapkan ke menu makanan per porsi sehari :
Makan Pagi (4 UC)
Roti Putih = 2 x 1 lembar = 2 lembar
Susu Skim = 1 x 3 sdm = 3 sdm
Buah Apel = 1 x 1 buah sdg = 1 buah sdg

Snack Pagi (2 UC)
Kacang Hijau = 1 x 3 sdm = 3 sdm
Buah Pisang = 1 x 1/2 buah = 1/2 buah

Makan Siang (6 UC)
Nasi Putih = 3 x 1/2 centong = 1 1/2 centong
Ayam = 1 ptg sdg (Kandungan KH pada lauk hewani diabaikan)
Tempe = 1/2 x 4 ptg sdg = 2 ptg sdg
Kacang Polong = 1/2 x 3 sdm = 1 1/2 sdm
Sayuran A = 1/2 x 3 gls = 1 1/2 gls
Sayuran B = 1/2 x 3 gls = 1 1/2 gls
Buah Jeruk = 1 x 1 buah sdg = 1 buah sdg

Snack Sore (2 UC)
Roti Putih = 1 x 1 lembar = 1 lembar
Buah Pepaya = 1 x 1 ptg = 1 ptg

Makan Malam (4 UC)
Kentang = 1 1/2 x 1 buah sdg = 1 1/2 buah sdg
Tempe = 1/2 x 4 ptg sdg = 2 ptg sdg
Kacang Merah = 1 x 3 sdm = 3 sdm
Sayuran A = 1/2 x 3 gls = 1 1/2 gls
Sayuran B = 1/2 x 3 gls = 1 1/2 gls

Snack Malam (2 UC)
Kacang Hijau = 1 x 3 sdm = 3 sdm
Susu Skim = 1 x 3 sdm = 3 sdm

Supaya lebih mudah memahami bisa anda lihat tabel yang telah saya buat dibawah ini :

Berikut adalah tabel yang berisi berat bahan makanan yang mengandung 15gr Karbohidrat untuk memudahkan menerapkan bahan makanan per Carbing :

Demikian sedikit pembahasan tentang perhitungan menggunakan metode Basic Carb Counting ini. Apabila ada kesalahan mohon koreksinya.

 

Sumber materi :
Handout “Basic Carb Counting bagi diabetesi”
oleh dr. Andry Hartono, DAN.SpGK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *