Sejarah Perkembangan Gizi di Indonesia 9

Pada tahun 1964 Djumadias A.N. dan Dradjat D. Prawiranegara mengadakan penelitian tinggi dan berat badan terhadap 2000 anak sekolah golongan sosial-ekonomi menengah dan atas di Jakarta dalam rangka mengumpulkan data untuk menentukan standar gizi penduduk Indonesia.

Pada tahun yang sama Darwin Karjadi mengadakan follow up study anak-anak keluarga pegawai rendah di Bogor yang pernah diteliti oleh Blankhart lima tahun sebelumnya. Penelitian tersebut diteruskan hingga saat ini, dengan memasukan tim psikologi untuk mempelajari hubungan antara keadaan gizi dengan perkembangan mental.

Dalam penelitian di laboratorium, Lembaga Makanan Rakyat mengadakan penentuan Net Protein Utilization (NPU) dengan animal experiment dari berbagai campuran bahan makanan. Serentetan studi dirintis dan diselenggarakan hingga sekarang oleh Loe Goan Hong dan Oey Kam Nio di Laboratorium Gizi Diponegoro 69.

Dalam kerjasama dengan Fakultas Pertanian, Akademi Pendidikan Nutrisionis melakukan penelitian gizi diberbagai tempat di Jawa Barat, yaitu tahun 1961 di desa Ciawi dan Amansari, tahun 1962 di Pelabuhan Ratu, tahun 1963 di daerah perikanan darat Cisaat Sukabumi, tahun 1964 di daerah Kabupaten Subang dan tahun 1965 di daerah Purwakarta.

 

Sumber: Sejarah perkembangan gizi di Indonesia.Direktorat Gizi Masyarakat – Persatuan Ahli Gizi. 1997.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *