Penyebab Trombosit Turun Dan Sumber Makanan Untuk Menaikkan Trombosit

 

Keping darah atau yang dalam istilah medis disebut dengan trombosit berperan dalam membekukan darah sehingga tidak banyak darah yang akan terbuang ketika terjadi pendarahan. Selain itu, trombosit mampu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tubuh Anda tidak mudah terkena infeksi atau gangguan penyakit berbahaya lainnya.

Penyakit tertentu seperti demam berdarah dapat menyebabkan jumlah trombosit Anda menurun. Jika jumlah trombosit menurun, sistem kekebalan tubuh pun ikut melemah. Akibatnya Anda semakin tidak berdaya dalam melawan penyakit Anda.

 

Penyebab Trombosit Turun
Selain demam berdarah, ada beberapa penyakit lain yang ditandai oleh penurunan kadar trombosit. Penurunan trombosit hingga di bawah batas normal memang kerap diidentikkan dengan demam berdarah, khususnya di kalangan awam. Padahal tidak selamanya demikian. Dalam keadaan normal, trombosit dalam darah mencapai 150 ribu-450 ribu/mm3. Dalam keadaan tidak normal, trombosit yang berperan dalam pembekuan darah ini bisa turun. Keadaan ini disebut dengan trombositopenia, yakni trombosit berada dalam keadaan rendah. Demam berdarah hanyalah salah satu penyakit yang ditandai oleh kadar trombosit turun.

Trombosit rendah bisa disebabkan oleh bermacam hal. Tapi secara garis besar, penyebab trombosit turun karena dua hal yaitu kerusakan trombosit di peredaran darah atau kurangnya produksi trombosit di sumsum tulang.

 

Penyebab Kerusakan Trombosit
– Demam berdarah merupakan jenis kerusakan trombosit yang populer di masyarakat dan penyebab kerusakan trombosit dalam DB adalah infeksi.
– Tifus dapat menyebabkan infeksi yang juga menjadi penyebab trombosit turun.
– Penyakit ITP (Immunologic Thrombocytopenia Purpura). Ini merupakan penyakit auto-imun di mana zat anti yang dibentuk tubuh malah menyerang trombosit dimana melalui mekanisme imunologi tadi kemudian trombosit menjadi berkurang. Pada ITP, gejalanya bisa berupa bercak-bercak perdarahan di kulit, sementara pada DB, penderita mengalami demam dan penurunan trombosit tapi berangsur normal dalam delapan hari. Jika (trombosit rendah) lebih dari delapan hari maka harus dipikirkan adanya kemungkinan yang lain. Salah satunya adalah ITP.
– Kasus DIC (Disseminated Intravascular Coagulation). Biasanya, ini terjadi pada pasien dengan penyakit berat. Seperti pasien dengan sirosis hati, shock, infeksi kuman apapun dalam darah yang berat sekali, serta penyakit lupus.
– Trombosit turun bisa juga dikarenakan produksi yang kurang. Penyakitnya bisa berupa anemia aplastik. Anemia aplastik terjadi jika sel yang memproduksi butir darah merah yang terletak di sumsum tulang, tidak dapat menjalankan tugasnya. Pada anemia aplastik, trombosit yang rendah juga disertai leukosit yang rendah sehingga sumsum tulangnya kosong.
– Penderita penyakit leukemia.
– Penderita penyakit mielofibrosis.

 

Makanan Penambah Jumlah Trombosit
Saat jumlah trombosit menurun karena sebab-sebab yang kami sebutkan diatas maka sistem kekebalan tubuh pun ikut melemah. Akibatnya Anda menjadi tidak berdaya dalam melawan penyakit. Berikut adalah makanan yang bisa Anda konsumsi untuk menambah jumlah trombosit dalam darah.

Pepaya
Pepaya adalah buah terbaik yang bisa meningkatkan jumlah
keping darah Anda. Selain buahnya, mengonsumsi daun
pepaya yang direbus juga dapat meningkatkan kadar
trombosit Anda secara alami.

Delima
Buah berwarna merah ini kaya akan zat besi yang bisa
membantu dalam meningkatkan jumlah trombosit. Selain itu
delima yang tinggi akan vitamin dapat membantu Anda dalam
melawan penyakit demam berdarah.

Sayuran hijau
Sayuran hijau mengandung vitamin K yang baik dikonsumsi
ketika jumlah trombosit Anda menurun. Selain bayam,
kangkung dan sayuran hijau lainnya bermanfaat untuk
meningkatkan jumlah keping darah Anda.

Bawang putih
Selain baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara
alami, mengonsumsi bawang putih juga mampu menambah
keping darah dalam tubuh. Oleh karena itu jangan buang
bawang putih yang biasanya muncul di dalam masakan Anda.

Buah bit
Mereka yang mengalami anemia serta sedang lemas, konsumsi
semangkuk buah bit setidaknya dua kali dalam seminggu. Buah
ini mampu menjaga jumlah keping darah Anda agar tidak turun. Cara lain mengolah buah bit yaitu dengan memblendernya.
Carqanya, ambilah satu buah bit segar sebesar kepalan
tangan untuk dibersihkan, kemudian dikupas lalu dipotong
hingga menjadi beberapa bagian lalu di blender bersama dua
gelas air putih. Setelah itu kemudian disaring dan siap untuk
diminum sebanyak satu gelas sedang sisanya boleh disimpan
di kulkas untuk diminum kemudian. Bagi mereka yang sulit
untuk meminumnya karena buah bit ini memiliki aroma yang
khas, maka bisa hanya dipotong menjadi beberapa bagian lalu
dikukus dan dimakan seperti memakan ubi rebus, namun
khasiat dan efeksitasnya lebih baik yang dibuat jus daripada
yang dikukus.

Hati
Baik hati ayam maupun hati sapi, keduanya bermanfaat untuk
menambah jumlah trombosit atau keping darah Anda. Namun
pastikan bahwa Anda telah memasaknya dengan benar sebab
proses pemasakan yang salah bisa merusak kesehatan tubuh
Anda.

Kismis
Buah-buahan kering seperti kismis mengandung 30% zat besi
yang baik untuk meningkatkan kadar trombosit secara alami.

Aprikot
Aprikot adalah jenis buah yang tinggi akan zat besi di
dalamnya. Mengonsumsi sebuah aprikot setiap hari dapat menambah jumlah keping darah Anda.

Kurma
Kurma tinggi akan zat besi serta nutrisi lainnya yang
bermanfaat untuk menambah trombosit secara alami.
Gandum utuh
Konsumsi gandum utuh lebih baik daripada mengkonsumsi nasi
sebagai asupan karbohidrat Anda saat sakit. Sebab gandum
kaya akan serat, nutrisi, mineral, vitamin yang baik untuk
meningkatkan jumlah keping darah dalam tubuh.

Jenis bahan makanan lainnya yang juga dapat menambah
jumlah trombosit:
– Jus Kurma
– Jus jambu biji merah
– Jus Kulit Manggis

 

 

Sumber : www.rs-sejahterabhakti.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *